Cara Praktis Budidaya Ikan Cupang Untuk Pemula

33 views

Cara Praktis Budidaya Ikan Cupang Untuk Pemula

 

jelajahilmu - Ikan cupang adalah ikan air tawar dari daerah tropis. Banyak ditemukan di perairan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Di alam bebas ikan ini hidup berkelompok. Habitatnya ada di rawa-rawa, danau, dan sungai yang arusnya tenang. Ikan cupang merupakan salah satu ikan hias yang mudah dipelihara. Budidaya ikan cupang tidak memerlukan tempat luas dan modal yang besar.

Ikan ini mempunyai daya tahan yang cukup kuat, ini merupakan salah satu kelebihannya. Ikan Cupang sanggup hidup dalam lingkungan air minim oksigen. Ikan ini juga bisa dipelihara dalam toples kecil tanpa menggunakan aerator sekalipun. Kemampuan ini didapat karena ikan cupang memiliki rongga labirin seperti pada paru-paru manusia. Labirin tersebut bisa membuatnya bertahan pada lingkungan minim oksigen.

 

  1. Jenis Ikan Cupang

    Ikan cupang memiliki dua macam jenis, yakni cupang hias dan cupang adu. Cupang hias dipelihara gunanya untuk dinikmati keindahan bentuk, warna dan gerakannya. Nah, jika cupang adu itu dipelihara untuk di adu. Perlu Anda ketahui, bahwa di beberapa negara mengadu cupang termasuk tindakan yang ilegal. Cupang hias dan cupang adu dibedakan berdasarkan bentuk dan sifat agresifitasnya.

    Masyarakat ilmiah mencatat lebih dari 73 spesies ikan cupang yang ada di bumi ini. Namun tidak semua dari spesies tersebut populer sebagai ikan peliharaan. Spesies ikan cupang yang beredar di pasaran kebanyakan berasal dari kelompok splendens complex, yang terdiri dari Betta splendens, Betta stiktos, Betta mahachai, Betta smaragdina dan Betta imbellis. Serta varian hasil silangan dari spesies-spesies tersebut. Lihat juga jenis-jenis ikan cupang.

  2. Memilih Indukan Ikan Cupang

    Dalam memulai budidaya ikan cupang, tahap awal yang perlu disiapkan adalah mendapatkan indukan atau bibit yang berkualitas. Indukan yang baik sebisa mungkin yaitu berasal dari keturunan unggul, dengan kondisinya bugar, bebas penyakit dan cacat bawaan. Simpan indukan jantan dan betina di tempat yang terpisah.

    Adapun tips membedakan cupang jantan dan betina sebagai berikut:
    =>Jantan: gerakannya lincah, sirip dan ekor lebar mengembang, warna cerah, tubuhnya lebih besar. Betina: gerakannya lebih lamban, sirip dan ekor lebih pendek, warna kusam, tubuh lebih kecil.

    Sebelum pemijahan dilakukan, pastikan indukan jantan dan betina sudah masuk dalam fase matang gonad atau siap untuk dikawinkan.

    Adapun ciri-ciri indukan yang telah menunjukkan siap kawin adalah sebagai berikut:

    Untuk cupang jantan:
    Berumur setidaknya 4-8 bulan
    Bentuk badan panjang
    Siripnya panjang dan warnanya terang atraktif
    Gerakannya agresif dan lincah

    Untuk cupang betina:
    Berumur setidaknya 3-4 bulan
    Bentuk badan membulat, bagian perut sedikit buncit
    Siripnya pendek dan warnanya kusam tidak menarik
    Gerakannya lambat

    baca juga: Cara Beternak Burung Jalak Suren Dengan Mudah

  3. Pemijahan ikan cupang

    Sesudah indukan jantan serta indukan betina siap untuk memijah, siapkan tempat berbentuk wadah dari baskom plastik atau akuarium kecil dengan ukuran 20x20x20 cm. Sediakan juga gelas plastik untuk wadah ikan cupang betina. Siapkan juga tumbuhan air seperti kayambang.

    Dalam 1x perkawinan ikan cupang ini dapat hasilkan sampai 1000 butir telur. Telur itu juga akan menetas kurun waktu lebih kurang 24 jam sesudah pembuahan. Tingkat kematian pembenihan ikan cupang cukup tinggi. Dalam 1x kawin umumnya cuma bisa dipanen 30-50 ikan cupang hidup. Ini berdasar pada pengalaman beberapa pembudidaya ikan cupang.

    Indukan jantan dapat dikawinkan sampai 8 kali dengan interval saat sekitaran 2-3 minggu. Sedang untuk indukan betina dianjurkan cuma dikawinkan satu barangkali. Bila hingga dipaksakan, jadi pada perkawinan selanjutnya juga akan berlangsung penurunan keragaman type kelamin. Yang di mana anakan ikan makin didominasi kelamin betina.

    Di bawah ini beberapa langkah pemijahan ikan cupang :
    Isi tempat pemijahan dengan air bersih setinggi 10-15 cm. Jadi catatan pakai air tanah atau air sungai yang jernih. Endapkan terlebih dulu air yang juga akan digunakan paling tidak sepanjang satu malam. Jauhi pemakaian air dalam paket atau air PAM yang berbau kaporit.

    Untuk tempat berlindung ikan cupang, berikan dalam wadah itu tanaman air. Walau demikian peletakan tanaman air janganlah sangat padat. Dikarena tanaman air punya potensi ambil oksigen terlarut yang ada di air.

    Masukan ikan cupang jantan yang sudah siap kawin. Biarlah ikan itu sepanjang hari dalam wadah. Ikan cupang jantan juga akan buat gelembung-gelembung udara. Fungsinya untuk menaruh telur yang telah dibuahi. Untuk memancing si jantan buat gelembung, masukan ikan cupang betina namun dipisah. Langkahnya, ikan betina dimasukkan dalam gelas plastik bening (sisa gelas akua) serta benamkan kedalam aquarium di mana ikan jantan ada.

    Sesudah indukan jantan buat gelembung, masukan indukan betina. Saat pemijahan ikan cupang umumnya berlangsung sekitaran jam 7-10 pagi atau jam 4-6 sore. Ikan cupang cukup peka saat kawin, baiknya tutup wadah dengan koran atau tempatkan di ruangan yang terlepas dari hilir mudik orang serta nada bising.

    Sesudah berlangsung pembuahan angkat selekasnya indukan betina, karna yang bertanggungjawab membesarkan serta melindungi burayak yaitu cupang jantan. Dengan mulutnya si jantan juga akan memunguti telur yang sudah dibuahi serta menempatkannya pada gelembung-gelembung barusan. Jika indukan betina tidak diangkat, jadi telur-telur yang sudah dibuahi juga akan dikonsumsi si betina.

    Sesudah lebih kurang sehari telur-telur itu juga akan jadi burayak. Sepanjang 3 hari kedepan burayak tidaklah perlu di beri pakan karna masih tetap ada nutrisi yang terikut dalam telur. Ikan cupang jantan akan berpuasa sepanjang melindungi burayak.

    Setelah tiba tiga hari terhitung mulai sejak telur menetas, beri kutu air (moina atau daphnia). Untuk pemberian makanan janganlah semakin banyak dari burayak karna pakan juga akan mengotori air serta mengakibatkan kematian pada burayak.

    Indukan jantan baru di ambil sesudah burayak berusia 2 minggu terhitung mulai sejak menetas. Pindahkan burayak itu pada wadah yang semakin besar serta beri kutu air yang semakin besar atau larva nyamuk.

    Sesudah 1, 5 bln., ikan telah dapat dipilah berdasar pada type kelaminnya. Lalu pisahkan ikan-ikan itu ke wadah pembesaran.

  4. Pakan ikan cupang

    Pakan favorite ikan cupang yang umum diberi yaitu kutu air, cacing sutera serta larva nyamuk. Pakan baiknya diberi sekerap mungkin saja, umpamanya 3-4 kali satu hari. Makin seringkali frekwensinya makin baik. Tambah baik sedikit-sedikit tapi seringkali daripada sekalian banyak. Hal semacam ini untuk kurangi kemungkinan penimbunan sisa pakan yang dapat menyebabkan mengembangnya penyakit.

    Kutu air dapat diperoleh di selokan-selokan yang digenangi, atau membelinya dari toko akuarium. Bila tidak sangat mungkin, kita dapat membudidayakan kutu air sendiri. Silakan saksikan langkah budidaya kutu air daphnia serta moina.

  5. Perawatan ikan cupang

    Seperti telah diterangkan terlebih dulu, ikan cupang relatif tahan banting. Dapat dijaga dalam akuarium tanpa ada memakai aerator. Ikan ini tahan pada keadaan air yang minim oksigen. Walau bagaimanapun, dianjurkan untuk tetaplah melindungi kwalitas air dengan memberikannya aerasi serta filter pembersih. Supaya ikan dapat berkembang prima serta senantiasa dalam keadaan bugar. Terlebih untuk perawatan ikan kontes.

    Tidak dianjurkan pelihara lebih dari satu ikan cupang jantan yang sudah dewasa dalam satu akuarium. Terutama apabila ukuran akuariumnya kecil serta tak ada tempat berlindung. Ikan-ikan itu dapat sama-sama menyerang keduanya. Mengakibatkan, sirip-siripnya tidak mulus serta warnanya kurang keluar.

    Spesial untuk ikan cupang aduan, kita dapat memasukkannya kedalam toples kaca kecil. Berdasar pada sebagian pengalaman, supaya ikan lebih agresif taruh ditempat yang gelap. Janganlah menempatkan toples ikan dengan berdekatan. Karna ikan cupang aduan selalu dalam keadaan siap menyerang serta membenturkan dianya ke kaca. Beri sekat tidak tembus pandang diantara toples-toples itu.

    Ubahlah air yang ada dalam wadah dengan berkala. Coba lihat adakah penimbunan kotoran serta sisa pakan pada basic wadah. Penimbunan itu dapat menyebabkan penyakit bahkan juga kematian pada ikan karna pencemaran air.

Tags: #cara mengawinkan ikan cupang #cara merawat burayak ikan cupang #ikan cupan betina siap kawin #ikan cupan termahal #ikan cupang betina #jenis jenis ikan cupang

Demikian ulasan mengenai Cara Praktis Budidaya Ikan Cupang Untuk Pemula yang dapat sobat baca dan simak di Jelajah Ilmu! Semoga dengan adanya informasi mengenai "Cara Praktis Budidaya Ikan Cupang Untuk Pemula" tersebut dapat memberikan informasi lebih lanjut. Selalu kunjungi website Jelajah Ilmu unuk mendapakan Berisikan tentang semua ilmu pengetahuan yang bermanfaat secara online yang lebih lengkap dan terdepan.

Leave a reply "Cara Praktis Budidaya Ikan Cupang Untuk Pemula"

Author: 
    author